Sabtu, 01 Februari 2014

Inilah alasan aku menyukainya.

Seseorang tentu memiliki hal-hal yang menjadi favorit.Baik untuk memotivasi,sosok idola, makanan, minuman, aktivitas dan lain-lain.Begitu pula saya,dalam keseharian,saya mempunyai beberapa hal favorit.Namun di antara semuanya ada beberapa yang merupakan tervaforit.Hal itu adalah langit,laut dan buku.
Kebanyakan orang melihat ketiganya dari sisi hitam.Langit dipandang sinis akibat menghamburkan panas matahari.Sesekali ia dikeluhkan karena menurunkan hujan.Laut divonis sebagai sumber bencana.Buku dianggap membosankan.Namun tidakkah dapat melihat semuanya dari sisi lain?
Langit bersama laut membentuk titik batas pandang.Aku dapat melihatnya dari bibir pantai.Batas itu memperlihatkan jangkauan yang dapat ditakhlukan.Buku adalah sarana pelebur titik itu.Buku yang bagus menyuguhkan berbagai ilmu pada pembacanya.Ilmu itulah yang akan dapat membantu melebur,menguak dan membawa kita pada TAK TERBATAS,lalu melampauinya.
Inilah kenapa aku menyukai 2 tempat di mana dapat mempertemukan aku dengan ketiga hal itu.Tempat itu adalah pantai dan perpustakaan.Pantai satu-satunya tempat di mana aku dapat bertemu si-titik hilang,titik batas pandang antara laut dan langit.Perpustakaan adalah salah satu tempat di mana aku dapat menikmati ilmu dari berbagai buku.
Cobalah....yang selama ini menganggap pantai tempat berhura-hura dan rawan maksiat,lihat ia dari sisi berbeda.Sisi yang menyimpan sugesti motivasi alam,titipan Allah SWT.Jangan nodai keindahannya demi kepuasan sesaat kita.
Bagi yang masih bosan dengan perpustakaan.Pandanglah ia sebagai tempat yang menunggu kedatanganmu.Di dalamnya ada lautan pengetahuan.Ia bukan lagi tempat suram dengan lampu reman-remang,bukan lagi penyimpan debu penggelitik hidung.Tapi ia adalah lambang luasnya dunia ini,terang benderang menerangi jalan bahtera menuju titik hilang.Ilmunya adalah pelebur titik hilang.Apalagi saat kita paham akan apa yang ilmu itu maksudkan,maka itulah momen kita MELAMPAUI TAK TERBATAS.