Jumat, 24 Oktober 2014

FLASHBACK SEKTOR PERTANIAN PADA MASA KEJAYAAN ISLAM

-Selamat Tahun Baru Islam 1436 H-

Hari berganti hari.Bulan berganti bulan dan tahun pun berganti dengan tahun.Tidak terasa baru saja kita memasuki tahun baru islam 1436 H.Jika dilakukan flashback masa lampau,tentang bagaimana saat-saat Islam berada pada masa keemasannya.Inilah masa yang teramat dirindukan oleh seluruh umat Islam.Namun,bagaimana perkembangan pertanian di masa-masa seperti itu? Ternyata banyak teknologi,teknik dan metode pertanian yang kita pakai dan nikmati sekarang itu berawal dari masa keemasan Islam.Banyak ahli yang berpengaruh di bidang pertanian hidup pada masa itu,khusunya masa kekhalifahan Umayyah dan kehalifahan Abbasiyah.

Al-Jazari (Abad ke-11), salah satu ahli mesin pada masa itu.Beliau telah berhasil menciptakan sedikitnya 5 jenis mesin pengangkut air.Mesin ini sangat banyak memberikan manfaat terhadap keberlangsungan  pertanian saat itu.Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Arab adalah daerah yang kering.Tidak hanya untuk bidang pertanian,mesin Al-jazari juga membantu dalam mencukupi kebutuhan air rumah tangga dan industri.

Selanjutnya ada Ibnu Wahsiyya (904 M) , beliau adalah seorang penulis buku tentang pertanian.Buku itu berisikan tentang petunjuk pertanian yang merujuk kepada tradisi agrikultur orang-orang Nabatya di Mesopotamia.Dalam buku itu juga memuat tentang tata cara bertani,teknik irigasi,fertilisasi dan bercocok tanam.Akhirnya buku itu menjadi acuan bagi ummat muslim untuk bertani.Tidak hanya Ibnu Wahsiyya, ilmuwan lain seperti Ibnu Al-hassal (Abad ke-11) dan Ibnu Al Awwam (Abad ke-12) juga memberikan sumbangsihnya pada dunia pertanian dalam bentuk buku.Bahkan buku yang mereka tulis dijadikan sebagai acuan riset dan eksperimen di Taman Botani di Seville dan Toledo. Kebun yang digunakan untuk eksperimen ini merupakan kebun pertama dari kebun-kebun sejenis. Artinya, buku yang dikarang oleh ilmuwan Islam ini telah dijadikan pedoman oleh ilmuwan barat.

Itu adalah beberapa ilmuwan pertanian yang tercatat  dalam sejarah keemasan Islam.Selain ilmuwan, banyak teknik-teknik yang kita pakai saat ini ternyata telah berkembang sejak masa keemasan Islam.Contohnya teknik irigasi yang menggunakan terowongan horizontal menyalurkan air ke tempat-tempat yang membutuhkan.Ini mirip dengan teknik penyaluran air kran yang saat ini kita pakai.Tidak hanya itu, teknik bendungan dan kanal yang saat ini masih diterapkan juga berawal dari masa tersebut.Bendungan pertama dibuat untuk mengatur dan menyediakan air irigasi dibuat  pada abad ke-9 di Tunisia,dan bendungan selanjutnya adalah pada abad ke-12 di Cardoba.

Alat-alat yang digunakan dalam bidang pertanian saat ini seperti sabit , bajak, sekop, cangkul, garpu, dan juga garu ternyata telah dipakai sejak masa-masa itu.Sabit yang mereka pakai tidak jauh berbeda dengan sabit yang dipakai petani saat ini.Bentuknya ada yang bergerigi dan ada yang tidak.Ada pula sabit yang membengkok pada ujung pegangannya serta ada pula yang setengah melingkar kedepan.Bajak terbuat dari besi juga digunakan petani saat itu untuk menggemburkan tanah sebelum tanam.Bahkan saat itu petaninya telah melakukan perbedaan cara dalam membajak tanah pada setiap jenis tanah.Untuk menggali tanah mereka juga menggunakan sekop dan cangkul.Garpu digunakan untuk memecahkan bongkahan tanah,serta garu untuk menyisir tanah.Semua alat-alat itu tercantum dalam buku karangan Al hasan dan Hill , serta buku karangan Ibnu Wahsiyya yang berjudul Al-Filaha al-Nabatiyya.

Demikian dapat diketahui bahwa pada masa keemasan Islam , sektor pertanian adalah salah satu penyokongnya.Tidak diragukan lagi bahwa begitu kuatnya perekonomian ummat islam saat itu juga didukung oleh keadaan dunia pertanian yang baik.Oleh karena itu, sejenak marilah kita hargai jasa ilmuwan dan para petani cerdas di masa lalu ini.Pemikiran merekalah yang kita pakai saat ini.Terimakasih Ilmuwan dan petani masa lalu dan terimakasih masa keemasan Islam. Selamat tahun baru Islam 1436 H .Semoga kita dapat melanjutkan serta mengembangkan perjuangan pemikiran ilmuawan dan petani islam di masa lalu untuk menyelamatkan petani kita SEKARANG.

Sumber :
Ohoirenan,Syaiful Anwar.2013. Sejarah Pertanian Pada Masa Keemasan Islam. Syaifulanwarohoirenan.wordpress.com. Diakses tanggal 24-10-14 jam 21.40




Sabtu, 18 Oktober 2014

Rona

Rona..
Ia merah melebihi aurora dikala cinta
cinta mewarnai,
tinta merah merekah sepanjang hari,
bertemu..
tak hanya di pipi,ia juga menari di dalam hati,
Rona,
memaksa mata tetap tunduk,jangan terangkat,
Rona,
membuat telinga tetap terjaga,
karna suaranya selalu harmoni bersama rona,,
Rona,
adalah luka dari jatuh paling indah,

-Nevia-




Selasa, 19 Agustus 2014

Fenomena Impor Pangan Indonesia

Ini salah satu tugas dari mata kuliah pilihan Keanekaragaman Hayati (Kehati) :D

Predikat sebagai negara agraris mungkin sudah mulai diragukan kepantasannya apabila keadaan sektor pertanian masih seperti ini.Semakin bertambahnya persentase impor pangan yang tercatat pada BPS sudah seharusnya disebut memprihatinkan.Dalam jangka 10 tahun saja (2003-2013), persentasenya melambung hingga 4 kali lipat.Barangkali pemerintah merasa sudah tidak punya jalan lain menghadapi pertumbuhan jumlah penduduk yang mencapai 18% dalam rentang waktu 10 tahun juga.Pertumbuhan penduduk yang besar selain menambah jumlah konsumen,juga memperbesar kemungkinan berkurangnya lahan pertanian.Hal itu adalah akibat dari pengalihfungsian lahan pertanian menjadi perumahan, gedung, jalan,dll.Akhirnya dapat disimpulkan bahwa Indonesia sebagai negara agraris telah melemah kemampuannya dalam menghasilkan produk pertanian sehingga harus ditutupi dengan impor pangan.

Jika ditinjau dari segi teknologi, Indonesia masih kalah jauh.Menurut sumbernya (Media Indonesia) tidak banyak berkembang.Akibatnya banyak petani yang menyerah pada keadaan.Hingga memilih untuk beralih profesi.Seperti menjadi pedagang,buruh bangunan,dll. Bahkan jika keadaan masih tetap tidak berubah atau semakin parah, maka bisa dipastikan sektor pertanian akan berubah dari eksportir neto menjadi importir neto.

Keadaan seperti ini padahal jelas-jelas bertentangan dengan 2 undang-undang yaitu UU no 18 Th 2012 tentang pangan yang menyatakan bahwa pemerintah harus menetapkan kebijakan impor pangan yang berefek negatif terhadap usaha petani.Selanjutnya UU no 19 th 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani serta memberikan jaminan kesejahteraan kepada petani agar bisa tetap berproduksi.

Seharusnya pemerintah dapat berpegang teguh pada 2 undang-undang tersebut sembari mengusahakan yang terbaik.Contohnya dengan menjadikan wilayah pertanian sebagai wilayah perlindungan dari pengalihfungsian lahan.Serta membatasi pembangunan yang mempersempit wilayah pertanian.Mengembangkan teknologi pertanian dengan memanfaatkan seluruh ahlinya, agar hasil produksi tidak kalah bagus dibanding produk impor.Memberi kesejahteraan pada pelaku pertanian supaya betah untuk terus berusaha ddi bidang ini dan yang paling penting adalah membuat dan menegaskan peraturan  tentang batasan impor produk pertanian agar produk dalam negeri tidak tersaingi.

-Vivi D Jack-

Sumber informasi : Media Indonesia

Minggu, 17 Agustus 2014

Semoga Tidak Hari Ini Saja

Semoga Tidak Hari Ini Saja
By : Nevia Prima Vera (Staff Dinas Kajian Pertanian BEM KM FP UNAND)

Barangkali aku melambung,
Di antara ribuan pujian yang datang kepadaku,
Mereka bilang begitu mencintai, dan bangga,
Merasa beruntung aku menjadi miliknya,
Rasanya indah memang,
Barangkali tidak pernah aku rasakan indah sehina ini,
Karena pujian-pujian itu datang hari ini,
Datang hari ini membahagiakan aku, namun sekaligus untuk berpamit,
Lalu datang setahun lagi di tanggal yang sama,
Aku tahu pujian hari ini hanya untuk kalian ingat bahwa hari ini
Aku pernah diproklamirkan,katanya supaya aku “merdeka”
Setidaknya aku sudah senang karna kalian masih ingat tanggal ini,
17 agustus 1945,
Tapi mungkin satu hal yang membuat aku senang menjadi aku,
Aku,Indonesia yang sejauh ini selalu mampu terima kamu semua apa adanya,
Wahai bangsaku... semoga mulai sekarang,tidak hari ini saja,
Kalian ingat akan aku,
Setidaknya sebut namaku dalam do’amu,

Do’akan agar aku tetap di posisi kebanggaanmu,

Waktunya Untuk Mengisi Kemerdekaan

Waktunya Untuk Mengisi Kemerdekaan
By : Nevia Prima Vera (Staf Dinas Kajian Pertanian BEM KM FP UNAND)

Tepat pada hari ini,69 tahun yang lalu bangsa Indonesia di bawah pimpinan Soekarno-Hatta memproklamirkan diri sebagai bangsa yang merdeka.Sepertinya sudah terlalu lama hingga akhirnya kita sebagai bangsa Indonesia telah lupa cara untuk mengisi kemerdekaan ini.Untuk hal ini kita tidak perlu lagi berjuang dengan tumpahan darah melawan penjajahan,atau berunding dengan perjanjian ini itu hanya untuk mempertahankan setiap jengkal tanah Indonesia yang kita yakin itu adalah milik kita.

Saat ini adalah waktunya bagi kita mengisi kemerdekaan Indonesia.Sebagaimana yang telah kita ketahui bahwa kemerdekaan ini tidak mudah untuk diperoleh.Proses meraihnya berlangsung selama 3,5 abad.Kita juga patut bersyukur memiliki kesempatan untuk merasakan nikmat kemerdekaan.Karena masih banyak negara-negara lain hingga saat ini masih berada dalam status jajahan dan peperangan.
Untuk mengisi kemerdekaan ini salah satu pilihan yang dapat kita lakukan adalah mengabdi sungguh-sungguh pada bidang masing-masing.Dalam konteks kehidupan mahasiswa seperti membangun Indonesia sesuai dengan ilmu yang kita pelajari.Seperti mahasiswa pertanian yang berusaha sungguh-sungguh untuk belajar agar ilmunya dapat berguna membangun sektor pertanian.Tujuannya agar Indonesia bisa mencapai atau mempertahankan kemandirian pangan.Sama halnya untuk bidang ilmu lain, seperti teknik, ekonomi, budaya, seni,  sains, pendidikan dan lain-lain.
Hal lain yang patut dimengerti dari mengisi kemerdekaan adalah bagaimana cara kita mencintai Indonesia ini. Lumrahnya cinta itu selalu memberi tanpa pernah diminta dan selalu mengerti tanpa banyak menuntut. Begitulah sebaiknya mencintai negara sendiri.Ibarat sebuah nasehat klasik menyatakan bahwa jangan bertanya apa yang telah negara berikan pada kita,namun tanyalah apa yang sudah kita berikan pada negara ini. Meski sebagian kita memandang terlalu banyak kekurangan yang  menjelma dalam negara Indonesia, tapi ini semua tak lepas dari kesalahan kita sendiri.Maka tanggungjawab kita pula untuk memperbaikinya. Walaupun banyak yang berkata itu semua berat,sulit dan prosesnya lama.Perlahan tapi pasti jika kita bersungguh-sungguh dalam mencintai Indonesia dan mengusahakan yang terbaik untuk Indonesia semua pasti akan dipermudah oleh-Nya.
Satu pertanyaan terakhir yang harus direnungkan adalah apakah Tuhan menciptakan Indonesia untuk kita,ataukah kita untuk Indonesia? Jawabannya hanya ada dalam hati kita masing-masing.

Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia !

1945 - 2014

Kamis, 14 Agustus 2014

Cepatnya Penggantian Kurikulum Pendidikan,Efektifkah?

Tren terkini dari dunia pendidikan adalah tentang kurikulum 2013.Banyak pro dan kontra menyelimuti awal-awal peluncuran kurikulum ini.Kurikulum 2013 adalah sistem pendidikan terbaru yang dicanangkan oleh kementrian pendidikan setelah sebelumnya dilaksanakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) mulai 2006 lalu.Nama lainnya adalah kurikulum berbasis karakter.Sesuai dengan nama tersebut,ada hal baru yang ditawarkan kurikulum ini yaitu peserta didik dituntut paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun disiplin yang tinggi.

Namun rasanya terlalu cepat dunia pendidikan mengalami penggantian kurikulum.KTSP 2006 bahkan masih berada dalam tahap uji coba dan diketahui bahwa masih ada sekolah-sekolah yang belum melaksanakannya.Ini mungkin pertimbangan pertama untuk meragukan pelaksanaan kurikulum baru.Indonesia bukan negara yang kecil, bukan negara yang ada dalam satu kesatuan daratan, masih banyak pelosok yang tidak 100% terjamah oleh pemerintah.Akhirnya banyak sekolah yang keteteran dalam mengikuti kecepatan pertukaran kurikulum.Pertanyaannya, tidak bisakah tuntutan untuk peserta didik yang telah disebutkan di atas ditambahkan saja untuk penyempurnaan KTSP 2006?

Berikutnya,setiap pergantian kurikulum mengakibatkan bergantinya pula model buku sebagai sarana belajar-mengajar.Pelaku pendidikan menyimpulkan bahwa buku yang berbeda kurikulumnya tidak dapat dipakai lagi pada kurikulum sekarang karena sudah tidak sesuai.Akhirnya semua harus membeli buku baru.Barangkali konten dalam buku tersebut tidak jauh berbeda dari buku di kurikulum sebelumnya.Hal ini mengakibatkan tidak efektifnya penggunaan anggaran pendidikan, tidak sedikit yang digunakan dalam percetakan buku-buku baru.Ini adalah dunia pendidikan, kunci yang menentukan kualitas bangsa Indonesia.Hendaknya dilaksanakan tanpa ada hal-hal yang dilakukan untuk menguntungkan pihak-pihak tertentu.

Jika  kurikulum pendidikan harus berubah untuk terus menuju pada pendidikan Indonesia yang lebih baik tentu sangat didukung untuk dilaksanakan.Namun jika ia hanya berubah tanpa adanya perbaikan yang dapat mempengaruhi  pendidikan tentu terasa sangat percuma.Hendaknya kurikulum yang baru dicanangkan berdasarkan hasil evaluasi kurikulum yang lama.Agar perbaikan demi perbaikan selalu ada.Namun,faktanya kurikulum 2013 tidak berdasarkan evaluasi dari KTSP 2006.Apalagi dalam perancangannya tidak dilibatkan guru sebagai sosok utama yang akan bersentuhan langsung dengan peserta didik.Hal ini akan membuat kebingungan guru dalam melaksanakan proses mengajar.

Perbaikan dalam sistem pendidikan di Indonesia tentu akan selalu didukung dalam pelaksanaannya.Namun alangkah lebih baik jika sistem pendidikan yang ada lalu diperbaiki keseriusan dalam prosesnya.Barangkali akan lebih efektif.Juga pemerataan jangkauan pelaksanaannya sehingga seluruh insan pendidikan Indonesia sama-sama merasakan manfaat dan proses dari kurikulum yang tengah berjalan di negaranya.Anggaran pendidikan yang disia-siakan dalam perancangan hingga pengaplikasian kurikulum baru mungkin dapat dialih-fungsikan untuk pemerataan pendidikan ini.Kalaupun nantinya ada hal-hal yang patut diperbaiki,barangkali dapat dilaksanakan dengan melibatkan guru.Harapannya agar pendidikan Indonesia terus menuju ke arah yang lebih baik lagi.Rasanya dunia pendidikan Indonesia sudah terlalu tua untuk lagi-lagi salah dalam memilih sistem yang akan diterapkan.
Nevia Prima Vera,2014

Kamis, 07 Agustus 2014

Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah Universitas Andalas (BAKTI UNAND)

BAKTI UNIVERSITAS ANDALAS 2014

Ada yang tau BAKTI?
Kalau elo adalah salah satu elemen dari Universitas Andalas,bohong banget kalau masih bilang kagak tau sama BAKTI.Bimbingan Aktivitas Kemahasiswaan dalam Tradisi Ilmiah.Kalau gue alihkan ke bahasa umumnya bisa jadi disebut masa orientasi mahasiswa baru.Di UNAND, itu ada 2 tingkat BAKTI yaitu tingkat Universitas dan tingkat fakultas.Keikutsertaan mahasiswa baru dalam rangkaian bakti ini sangat menentukan nasib sang mahasiswa selama berjuang di UNAND.Kenapa? karna semua mahasiswa yang kuliah pasti ujung-ujungnya bakalan wisuda,nah syarat untuk wisuda maka perlu sertifikat dari kegiatan BAKTI ini.

Satu tahun yang lalu gue juga ikut seluruh rangkaian BAKTI,sebagai peserta tentunya.Tapi gue paling enekkk menjalaninya.Ga enak tau nggak!bayangin aja,gue harus bangun sepagi buta.Adzan shubuh berkumandang dan gue segera sholat lalu tancap gas menembus kabut pagi menuju bukit karamuntiang atau kampus tercinta.Sampai di lokasi malah kena teriak "woii..ndak situ baris do, di ujuang tu kelompok apel a!".Siapa sih tu orang? gila meen.
BAKTI tingkat universitas pas zaman gue itu dilaksanakan selama 2 hari.Satu harinya gladi resik dan satu harinya lagi baru pembukaan serta rangkaian BAKTI universitas.Di tingkat universitas memang agak santai sih,kita cuma duduk mendengarkan pidato rektor,dan melihat penampilan dari semua UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang ada di UNAND.Dalam satu gedung auditorium itu ada berkisar 5000-an mahasiswa baru,ratusan panitia,ratusan partisipan UKM,puluhan undangan dan orang-orang lainnya.Sesak gak? ya enggak lah,gedung auditorium itu gede bingitss.Jadi ga bakalan sesak karna kebanyakan orang.
Pelaksanaan BAKTI full dari pagi buta sampe sore.Tapi kami dikasi makan.Meskipun gue ga bisa makan seperti yang lain karna faktor X,jadinya gue bawa bekal dari rumah.Yang penting intinya kagak bakalan kelaparan selama proses BAKTI.
Hari berikutnya dilanjutkan dengan BAKTI di fakultas masing-masing.Sama aja gue juga kagak semangat ikutinnya.Bosan, capek, pokoknya gue pengen pulang.

Oke mari kita lihat di tahun ini.Gue ga lagi di posisi peserta,tapi beranjak menjadi panitia tingkat universitas.Ini baru seru,meski capeknya tiga kali lipat dibanding saat menjadi peserta.Persiapan BAKTI dimulai dari sebelum ujian akhir semester, harus rapat pleno,rapat bidang, bahkan saat Ramadhan juga harus rapat.Saking panjangnya persiapan, hingga harus berbuka di kampus.Tapi ini proses,dan gue udah niat setia sampe akhir.Maka gue nikmati aja prosesnya, sekaligus tambah teman,tambah ilmu, dan tambah pengalaman. (y)

Maka tibalah saatnya "Show time" tanggal 5 dan 6 Agustus 2014.Gue diposisikan sebagai asisten korlap di titik halte bus kampus.Alasan posisi ini gue ga tau.Mungkin mengenai mimik wajah yang cocok jadi preman halte (hak?).Tapi gue ga separah itu kok,masih bisa ngomong lembut tapi dengan suara keras "Cewek naik di pintu depan, cowok naik di pintu belakang, yang jalan itu lari dong! udah telat! udah setengah 7 lo dek!".Sebagai cewek satu-satunya di antara 3 cowok kece lain (anak fakultas teknik semua ) yang dipercaya sebagai "preman halte" gue juga jadi merasa seperti cewek keren (assiikk).
Hari pertama BAKTI 2014 berlangsung lancar,ontime,aman, dan tertib.Lebih kurang 130 panitia berhasil mengendalikan 4600-an mahasiswa baru.Peserta dipulangkan sebelum sholat dzuhur,lalu panitia melanjutkan dekorasi untuk pembukaan esok hari.Capek? bohong kalau bilang "enggak". Seru? bohong banget kalau cuma bilang "iya",tapi harus bilang "bangeeetttt".Mulai dari hari sebelumnya kami bareng-bareng angkat kursi, dan hari ini bersama-sama membuat maskot "tinan boy dan tinan girl".Hingga adzan maghrib menghimbau pulang,tapi panitia yang laki-laki tetap melanjutkan dekorasi di auditorium sampai esok paginya.Mereka tidur di auditorium.Bravo buat rekan-rekan.
Tapi hari pertama itu,benar-benar banyak yang mengesankan.Mulai pengalaman pertama sebagai "preman halte",hingga balapan lagi menuju lokasi BAKTI.Setelah semua mahasiswa berhasil masuk dengan tertib ke auditorium,gue harus balapan lagi ke bawah menuju Bank,bagaimanapun gue tetap harus mikirin masalah pribadi,seperti mengurus tabungan beasiswa.Tapi yang buat kesal itu,gue harus antri 2 jam cuma buat dapatin buku tabungan dan ATM.Lalu balik lagi ke auditorium,dan jam istirahat ga gue pake buat makan,tapi harus pergi ke fakultas untuk rapat BEM KM FP UNAND.Nah di sini,gue datang dalam suasana hujan turun,jadinya gue harus buka alamamater untuk dijadikan perlindungan kepala dari rintikan hujan.Lari-lari dari GSM ke gazebo.Tapi tahukah hal apa yang gue dapat saat datang? sorak sorai dari rekan-rekan yang sudah datang duluan "Neviaaaa....maaf lahir bathinn" (sambil putar-putar jaket).Seketika lapar gue sirna, ucapan ini lebih menguatkan daripada makan siang (y).Sehabis rapat gue balik lagi ke auditorium untuk melanjutkan pekerjaan.

Di hari kedua,masih sama.Dimulai dengan menjadi "preman halte".Hari itu juga saatnya penampilan UKM.Nah satu lagi amanah gue sebagai penanggung jawab penampilan UKM PIKA.Hingga saat itu 75% sudah fix,tinggal menunggu saatnya tampil.Pada saatnya, gue tetap mendampingi mereka di pinggir panggung.Terimakasih deh buat respon ramah, cepat tanggap dan kerjasama yang baik dari UKM PIKA :) .
Inilah detik-detik semua tugas hampir selesai.Hingga gue sempat ketiduran di belakang meja operator.Untungnya gue bangun tepat waktu di mana saatnya kolaborasi panitia dengan unit kegiatan seni mahasiswa asrama menyanyikan medley lagu-lagu daerah.Seluruh panitia berjejer di panggung bersama bapak WR 3.Meski panitia hanya tepuk tangan di atas panggung,tapi tetap ini momen sakeren-keren yang paling oke.Di akhir lagu, muncul ratusan balon dari lantai 2.Inilah persembahan akhir dari panitia BAKTI universitas yang luar biasa sebagai bentuk pernyataan selamat datang pada seluruh mahasiswa baru.

Itulah dia rangkaian acara BAKTI universitas.Mungkin tahun ini tercatat sebagai BAKTI yang luar biasa, ontime, dan sakeren-keren.Gue senang bisa bergabung dengan kepanitiaan ini,menjadi salah satu cerminan awal universitas andalas bagi mahasiswa baru 2014.Terimakasih panitia,terimakasih BEM KM UNAND, terimakasih seluruh UKM, dan terimakasih mahasiswa baru. :D

Kamis, 31 Juli 2014

Hujanku



Aku belajar mencintai hujan,
meski  dia membuatku demam,
dingin memang, perlu menahan gigil saat bersama,
habis, aku bisa apa?
mengharapkan mentari?
dia meninggalkan aku sepanjang malam.
ohya, meski aku tahu,
ada bulan yang diam-diam mencuri terang,
untuk menerangi malam itu,
tapi dia pengecut, menghilang saat mentari datang,
Aku kembali pada hujan,
datangnya melarutkan air mata di pipi,
yang perginya menitipkan pelangi,
meski jika bersamanya membuat aku flu dan batuk lagi,
akhirnya aku mencintai hujan dengan sangat,
bahkan aku mulai tidak mengapa,
untuk bertemu hujan melepas rindu,lagi-lagi aku harus jatuh sakit.



#vivi
22:15
31 Juli 2014




Minggu, 15 Juni 2014

Untuk Bulan

Pernahkah kau disiksa oleh rasa rindu?
Hei, kenapa tidak dijawab?
itu pertanyaan!

Sudah tiga hari berturut-turut badai  menutupi sinarmu. Sinarmu yang indah, tahukah? ku nanti setiap malam datang.Aku selalu girang ketika matahari berjalan mundur dari timur ke barat sambil melambaikan tangan padaku.Itu pertanda bahwa aku akan segera bersua denganmu lagi.Tapi terkadang malah kau tak muncul! itu tega!

Barangkali aku satu-satunya manusia yang pernah berbicara seperti ini padamu.Meskipun Neil Amstrong sudah pernah berkunjung, tapi ku yakin sebelumnya ia tak pernah komunikasi denganmu.Aku tak peduli dengan kata-kata orang. Inilah hal paling gila yang pernah aku lakukan.Membuka hati untuk berbicara dengan bulan.Atau mungkin yang lebih tepatnya memaksa bulan memasang telinga untuk mendengarkan aku bercerita.Tapi, inilah kesenanganku, berinteraksi denganmu.

Malam ini, karna kau tak kunjung mencuat dari jendela langit hitam.Maka ku coba menitip surat pada angin yang menyambar kain gorden jendela.Dalam surat itu,aku bertanya padamu mengenai rindu.Kau pernah merasakan? aku pernah,dan sekarang lagi ku rasakan.Atau kau malah belum kenal apa itu rindu? Mari ku perkenalkan,pada paman rindu yang setia mengisi relung cinta setiap manusia. Rindu itu rasa. Itu saja yang ku tahu, meski aku kenal lekat dengannya,tapi hingga kini aku masih belum mampu menerjemahkannya dengan kata-kata.Namun satu yang pasti, bahwa ia adalah salah satu prasyarat dari sebuah cinta. Jika tidak rindu, maka itu bukan cinta.

Mengenai rinduku. Ini rindu pada seseorang.Tapi berbeda, kali ini bukan rindu sebagai prasayarat sebuah cinta.Rindu ini memutar kembali cerita hari-hari ku ketika bersamanya. Kau tahu? hari bersamanya itu seindah sinarmu.Ya, kali ini berani ku katakan bahwa sinarmu telah terduakan oleh hari bersamanya.Aku masih sulit menerjemahkan aksara yang rindu itu antarkan.Seperti istilah yang aku dapat dari seseorang,aku menempatkannya pada predikat "yang selalu ada". Namun jika ia adalah orang yang selalu ada, apalagi alasan untuk merindukannya?.Pasti kau bertanya demikian kan? sambil mencolek dan mengerlingkan mata memaksaku untuk mengakui bahwa ini adalah prasyarat dari cinta.Dengan tegas ku katakan tidak! kau salah besar bulan! kau hanya belum tahu saja siapa yang ku maksud. Jawabannya adalah tiba-tiba orang yang selalu ada menjadi orang yang sering tidak ada.Mungkin itu alasannya.

Oh iya, aku baru menyadari bahwa ia selalu seirama denganmu.Seperti hari ini,kalian sama-sama tidak muncul.Padamu,mungkin aku bisa menulis surat dan dititipkan pada angin yang menyambar kain gorden jendela,tapi padanya? kepada siapakah gerangan bisa dititipkan?
Sudahlah mungkin itu pertanyaan yang tidak ada jawaban.Tak perlu pula kau pikirkan,sekarang pikirkan saja bagaimana kau merangkai kata untuk membalas suratku.
Orang yang barusan aku ceritakan dan masih saja ku rindukan, kau akan tahu siapa dia setelah membaca suratku.Di sana telah ku lukis namanya.Satu permintaanku, agar kau sudi mewarnai lukisan itu dengan cahaya,lalu kirimkan lagi bersama surat balasan.Untuk ku pajang di dinding kamar,sebagai obat jika rindu ini tak kunjung reda di hari berikutnya.

Untuk Bulan, 14 Juni 2014.

Senin, 02 Juni 2014

43 Hari Menjelang 19 Tahun Perjalanan Istimewa

43 Hari sebelum ulang tahun...

Ingin menceritakan tentang kisah jalannya warna-warni kehidupanku.
Tidak terasa,43 hari lagi akan memasuki umur 19 tahun.Jika dibilang masih anak-anak,tentu saja tidak,atau dibilang terlalu tua apalagi.Inilah umur di mana dapat mengepakkan sayap bebas kemana saja.Ketika masih energik melakukan hal-hal yang bermanfaat.
Tapi mencoba melihat ke belakang,apa saja yang sudah pernah dilakukan?bermanfaat atau tidak?

Nah...
Mulai dari terlahir sebagai anak ketiga dari tiga orang bersaudara.Termasuk anak manja yang maunya dilindungi abang dan kakaknya.Menginginkan semua yang diingnkan terwujud.Tapi untung saja punya orang tua yang tegas,sehingga tak bisa bersikap semena-mena sebagai anak bungsu.
Sebelum memasuki taman kanak-kanak,sudah terdaftar sebagai santri di TPA mesjid dekat rumah.Pintar? ya mungkin saja.Di taman kanak-kanak juga selalu menjadi yang terdepan.Maklum saja,situasinya saat itu sebagai anak dari pengurus sekolah.Ya kalau dalam bahasa kekinian itu seperti "Suka-suka gue mau ngapain,ni sekolah kan punya gue".Tapi di sini bukan sebagai anak yang antagonis kok,bahkan penyayang dan sering membujuk teman-teman yang menangis.(Assik)

Yap,mulai memasuki sekolah dasar,tetap memegang yang namanya top three kelas.Kalau ga satu ya dua,atau tiga.Sempat menjadi ketua kelas,menjadi orang kepercayaan dari guru untuk memegang kunci lemarinya.Serta mengikuti les pianika dan perwakilan atlet olahraga catur untuk seleksi O2SN.Oiya,juga merupakan seorang dokter kecil di sekolah.Di luar sekolah sempat juga menjadi anak sanggar tari alang babega dan berpengalaman shooting perdana (Iyyyhhha)
Ketika memasuki SMP,nah disini pergolakan mulai terjadi.Di awal masuk terjadi masalah karena tidak suka dengan teman sebangku.Akhirnya orangtua direpotkan dengan mengurus pindah kelas.(Malu-maluin)

Namun ketika suhu sudah sama dengan teman-teman,maka mulai aktif lagi sebagai salah satu anggota marcing band sekolah.Di masa ini juga berawal sebagai "anak karate".Berlatih di dojo SMPN 30 Padang dan SMPN 11 Padang.Hal inilah yang menjadikan saya sebagai anak yang sedikit tomboy dan bertekad kuat.
Contohnya,ketika diutus sebagai atlet karate untuk seleksi O2SN bertepatan saat itu terkena tumor kecil di mata.Ada secuil daging yang keluar di bagian bawah mata.Membuat hal itu menghalangi pemandangan.Namun apapun yang terjadi,"show must go on"...Tetap sukses memainkan kata "Ji-on".
Penyakit di mata yang mengharuskan menjalani operasi mata sebanyak dua kali ini juga mengubah penampilan sebagai seorang anak bermata empat,karena mata kanan sudah terganggu.Namun untuk pertama kalinya tersadar bahwa nikmat mata itu besar sekali.Penyakit ini memberinya pelajaran dengan mata yang harus ditutupi perban selama satu minggu.Dan itu rasanya sangat tidak enak sekali.

Ketika memasuki SMA,di sini lah mulai tersesat di jalan yang benar.Entah mengapa tertarik dengan ekskul Rohis.Bertemu dengan si jilbab lebar dan jenggot tipis yang luar biasa.Mengenalkan pada dunia organisasi dan dunia da'wah sekolah.Tidak hanya aktif di dunia kerohanian,namun juga aktif di bidang lain seperti karate, Japanese club, basket ball, dan OSIS.Di masa ini pula tertarik dengan bahasa mandarin,dan dengan perjuangan yang super berat akhirnya mampu menguasai meski kelancarannya masih di bawah bahasa inggris.Aktif di dalam dan luar sekolah membuat terlatih untuk sibuk.(sok sibuk).

Hingga akhirnya kuliah di Universitas Andalas.Belum banyak yang bisa dilakukan dan diceritakan selama di Universitas Andalas.Hanya masih melangkah belum terlalu jauh.Namun yang pasti,ingin berbuat sesuatu yang bisa membanggakan orang tua dan berbakti pada kampus tercinta.

Bagaimana pun semuanya adalah masa lalu,
Berterimakasih pada seluruh orang yang hadir mengisi hari-hari di masa itu.
19 Tahun Perjalanan Istimewa

Kamis, 08 Mei 2014

Saat Aku Tak Mampu Bangkit Dari Sujud

Gelap,
Bukan mentari yang terlambat terbit pagi ini,
hanya aku yang tak mampu bangkit dari sujud,
Memohon pada Tuhan untuk melindungimu,,
melindungimu...
Mendo'akanmu pemilik kerlingan yang meneteskan air mata,saat meminta aku pada Tuhan.

Jika Tuhan mengizinkan,
maka aku berjanji akan menjadi hujan,
untuk melarutkan air mata mu,
karna aku tahu,
Hanya aku yang bisa melakukan itu.

Kapan bertemu lagi?
bertemu denganmu yang kurasa tak tahu lagi harus apa bila tanpa aku.
Kapan datang lagi?
ke sisi ku yang mungkin hanya akan lengkap bila bersamamu.

#vivi 7 Mei 2014
Tak ada apa-apa,berkarya boleh saja!

Minggu, 04 Mei 2014

Melarutkan Air Mata

Akhirnya arena ini sepi juga,
tepat jam 03.30,menjelang shubuh,
Suara air jatuh dari pancuran,
serta lampu remang-remang,
Memantul tajam di permukaan kolam.
Kulangkahkan kaki keluar penginapan,
Menyusuri tepi kolam,lalu duduk di salah satu sisinya,
kurendamkan kaki ke air hangatnya,
lumayan untuk menaikkan suhu tubuh yang dingin,

Perlahan ku celupkan tangan ke air dan kuusapkan ke wajah,
tiba-tiba terasa mengalir sesuatu dari wajah ini,
Akhirnya semuanya tumpah,
ya, itu dia air mata yang tertahan dari tadi,
cukup menyangkal batang tenggorokan,
dan malam ini,di tepi kolam hangat ini semuanya lepas,tumpah,
Bagaimanapun inilah tanda bahwa aku bukanlah perempuan yang kuat,
bukanlah insan tanpa air mata,

Tapi aku tak ingin berlama-lama,
Bagaimanapun air mata yang menganak sungai ini,
Tak boleh terlihat siapapun,
Sekali lagi kuusapkan uap hangat kewajah,
dan ku tenggelamkan seluruh tubuh pada kolam itu,
Hingga air mata ini larut bersama kehangatan,
dan saat kembali muncul ke permukaan,
aku sudah kembali,tanpa beban,tuntutan dan harapan.
Kembali tersenyum.

4 Mei 2014
#Vivi

Jumat, 25 April 2014

CUKUP SAMPAI DI SINI RUSAK GENERASI !

TARIK AKU
by : vivi

Dunia kita berbeda,
meski kata orang, kau sekolah aku pun sekolah,
Dunia kita sungguh berbeda,
meski kata orang, kau kecil, aku pun kecil,

tapi di hatiku berbeda,
Masa sekolahku, suram,
ada tangan-tangan licik menjahili tubuh ini,
Apa salahku?
Aku hanya ingin menikmati hari-hari sepertimu,

Pagi hari yang kau idamkan,
Adalah hari baru yang aku takutkan,
Bel sekolah yang kau nantikan,
Adalah teriakan sengsara yang hati ini rasakan,

Jika yang menantimu di gerbang sekolah,
adalah guru dan sahabat yang ramah tamah,
maka kenyataan yang menantiku di gerbang sekolah,
adalah badai nafsu luar biasa tak ter-elak,

Di sini, di ruangan sebelah jendela duniamu,
Aku memandang sebuah sinar kebebasan,
Dunia dengan pagi tanpa ketakutan,
Dunia masa kecil dengan beragam keceriaan,

betapa aku ingin mengulurkan tangan ke jendela itu,
Tak rela ku habiskan waktu lebih lama lagi seperti ini,
Hatiku berteriak,masa kecil ini bukan untuk memuaskan si tangan licik,
Tangan licik yang bertahta di duniaku ini,
Aku ingin ke duniamu..
namun sudikah kau tarik aku?


*sejenak ingin merasuk ke dalam perasaan si kecil yang menggigil ketakutan,


Fenomena sekolah tak lagi aman.
Kabar menyedihkan akhir-akhir ini.
Jika sudah 10 anak sekolahan yang telah diciderai fisik dan mentalnya oleh kekerasan seksual usia dini maka disimpulkan bahwa Indonesia nyaris kehilangan 10 generasi terbaik yang paling tidak dalam masing-masing otak mereka pasti memiliki sebuah pemikiran untuk Indonesia kedepannya.
Entah itu karena pedofil yang diderita atau memang kebobrokan moral.
Apapun alasannya, CUKUP sampai di sini rusak generasi!
Jaga orang-orang di sekitar kita dengan baik!
Tanggung jawab kita bersama untuk saling menjaga.
Karena setiap kita pun adalah insan-insan istimewa yang berhak mendapat penjagaan dari orang sekeliling kita.
sekali lagi, CUKUP sampai di sini rusak generasi!



Sabtu, 12 April 2014

Dilema Sang Penyu (Antara Mitos dan Fakta)

"Talua asiinnn...talua asin talua katuanggg"
siapa yang pernah mendengar suara ini? Ini suara yang khas sekali bagi masyarakat Marapalam Indah dan sekitarnya.
Hayoooo si bapak setiap malam lewat di gang-gang rumah lingkungan tempat saya tinggal.Suaranya lantang sekali menjajakan "talua asin dan talua katuang" dagangannya.
Beberapa kali saya juga pernah membelinya.Ya,"talua katuang" itu enak.Istilah yang tepat kalau orang minang itu menyebutnya "kamek banaaa".
Kata masyarakat sekitar kotaku,"talua katuang" itu banyak khasiatnya.Mulai dari kandungan protein yang tinggi,rasanya lezat serta meningkatkan nafsu makan.
Hal ini yang membuat masyarakat tak gentar mengonsumsi "talua katuang" ini.Meskipun harga yang tinggi jauh meninggalkan harga telur ayam dan telur itik.

Tapi sebelumnya ada yang tak tahukah dengan yang kusebut "talua katuang" ? Talua katuang adalah telur penyu,katuang adalah sebutan untuk penyu hijau ( Chelonia mydas ) salah satu dari tujuh spesies penyu yang ada di dunia.

Dua minggu yang lalu,aku melakukan perjalanan luar biasa ke Pariaman tepatnya UPT Konservasi Penyu Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pariaman.Banyak hal yang aku temui di sana,mulai dari menonton video kehidupan penyu dari menetas hingga bertelur dan kembali lagi ke laut.Juga melihat tempat inkubasi telur penyu,tukik-tukik yang imut hingga kakek-kakek penyu yang tua renta dari berbagai spesies telah kutemui di sana.

Rekan-rekan readers....apa yang selama ini aku dengar dari bisik-bisik masyarakat kotaku berbanding terbalik dengan apa yang aku temukan di lapangan ketika itu.Informasi valid bersumber terpercaya berkebalikan dengan yang aku ketahui selama ini.Tak ada yang baik dari telur penyu.Protein yang selama ini mereka sebut-sebut hanyalah mitos belaka,yang ada hanyalah kolesterol teramat tinggi terkandung dalam telur penyu yang leazat.

Adapun di balik itu semua penyu tengah terancam keberadaannya.Mulai dari ketika ia menetas tak sedikit bahaya yang ia hadapi.Tubuh mungilnya harus mengarungi lautan,meskipun hanya baru beberapa saat ia menetas.Bahaya apakah yang tak akan datang padanya yang tidak punya proteksi yang dapat menjamin keselamatan ia mengarungi samudra.Ikan-ikan predator besar siap menerkamnya kapan saja.Si tukik kecil yang tegar mampu bebas dari seleksi alam tumbuh menjadi penyu dewasa yang akhirnya menemukan pasangan hidup.Hal itu membuatnya bertelur,dan harus kembali ke pantai untuk menitipkan telur-telur generasi harapannya.Namun tahukah? berapa lama waktu yang ia butuhkan dari hanya seekor tukik hingga menjadi ibu tukik? 30 tahun! dan selama 30 tahun itulah ia mengembara di lautan luas.

Perjuangan si penyu tak cukup sampai di sana.Saat mengantarkan telurnya ke daratan bahaya lain pun mengintai.Datang dari makhluk darat,makhluk paling sempurna diciptakan Tuhan-Nya.Ya, manusia. Manusia mengintai si penyu dan telurnya.Selesai bertelur si penyu yang malang ditangkap dan telurnya diambil.Keduanya sama-sama dikonsumsi manusia.Ibu penyu dibuat menjadi makanan yang lezat dan telur penyu juga dijadikan makanan yang lezat.

Enak? ya tentu saja.
Readers, WWF (World Wildlife Fund) memberitakan bahwa telur penyu memiliki kandungan kolesterol 20 kali lipat dibandingkan telur ayam.Protein yang ada padanya tak lebih banyak dari protein telur ayam juga.Selain itu,telur penyu menyuguhkan senyawa beracun yang disebut PCB (Polychlorinated biphenyl) (sumber : jurnal ilmiah Environmental Health Perspective di tahun 2009, yang berjudul ‘Dangerous Delicacy’ – Contaminated Sea Turtle Eggs Pose A Potential Health Threat).Senyawa ini tergolong logam berat yang memicu penyakit kanker,kerusakan sistem syaraf dan gangguan hormon.Kandungan senyawa ini pada telur penyu relatif tinggi yaitu 300 kali lipat di atas batas aman konsumsi yang ditetapkan WHO.PCB juga adalah salah satu senyawa yang dilarang kongres AS sejak 1979 setelah tragedi cacat lahir dan berbagai jenis kanker.
Nah itu baru bahaya personal hanya untuk individu yang mengonsumsi.Ada bahaya lain,yaitu peran penyu sebagai penyeimbang ekosistem alam sangatlah penting.Penyu memakan alga yang tumbuh di terumbu karang.Bila penyu punah maka pertumbuhan alga jadi pesat dan memenuhi terumbu karang.Sehingga terumbu karang jadi sakit,padahal terumbu karang adalah tempat ikan bertelur dan mencari makan.Jadi terancamnya populasi penyu secara tidak langsung akan mengancam populasi ikan di lautan juga.Nah kalau populasi ikan sudah terancam nelayan mau menangkap apa? dan rentetan imbasnya akan panjang sekali hanya karena nafsu kelezatan telur penyu saja.

Mengonsumsi telur penyu juga berarti melanggar peraturan pemerintah,karena penyu termasuk satwa yang dilindungi.Undang-undang terkait adalah UU no 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.UU no 31 tahun 2004 tentang perikanan.Keputusan Presiden no 43 tahun 1978 tentang CITES (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora).Serta menciderai kesepakatan konservasi dan perlindungan penyu ASEAN tanggal 12 September 1997 di Thailand dan nota kesepahaman penyu laut kawasan samudra Hindia dan Asia Tenggara tahun 2001.

Apabila dikaitkan dengan aturan agama,memang dalam agama Islam Allah menghalalkan segala binatang buruan laut baik yang ditemukan dalam keadaan hidup maupun mati dalam surat Al-Maidah ayat 96.
"Dihalalkan bagimu binatang buruan laut (yang ditemukan dalam keadaan hidup) dan yang ditemukan dalam keadaan bangkai sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan".
Namun,pada ayat lainnya bahwa segala hewan yang berdampak bahaya jika dikonsumsi tidak boleh dimakan.Hal ini dikatakan dalam QS An-nisa ayat 29 : “Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” Serta dalam QS Al-Baqarah 195 : “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”Kesimpulannya,menurut agama Islam hewan laut itu halal kecuali katak dan hewan lain yang berdampak bahaya jika dikonsumsi.Serta menurut mazhab hanafiyah,Hewan yang hidup di dua alam tidak halal sama sekali,karena hewan air yang halal hanyalah ikan (Al-ath'imah hal 91-92).Mengingat efek dan kandungan pada penyu serta posisi penyu sebagai hewan amfibi (hidup di dua alam) yang telah disebutkan di atas,setelah diketahui bahayanya maka untuk antisipasi resiko sebaiknya tidak dikonsumsi.Untuk hal ini Wallahu'alam bish showab.

Akhirnya,masih ada alasan lainkah untuk mengonsumsi daging maupun telur penyu? tayakan lagi pada hati dan pribadi kita masing-masing.Jika alasan-alasan di atas tak cukup kuat untuk melumpuhkan langkah kita untuk tetap mengonsumsi daging dan telur penyu,maka cobalah kembali pada hati nurani,tak kasihankah melihat perjuangan hidup penyu??
Semoga bermanfaat!

Tempat inkubasi telur penyu :

 Tukik (bayi penyu) :


Peringataaaan!!!!!!!!


Semoga bermanfaat !


Terimakasih kepada : Earth Hour Padang (Atas perjalanan yang luar biasa ini)

dan Forum Indonesia Muda Sumatera Barat.

Sabtu, 01 Februari 2014

Inilah alasan aku menyukainya.

Seseorang tentu memiliki hal-hal yang menjadi favorit.Baik untuk memotivasi,sosok idola, makanan, minuman, aktivitas dan lain-lain.Begitu pula saya,dalam keseharian,saya mempunyai beberapa hal favorit.Namun di antara semuanya ada beberapa yang merupakan tervaforit.Hal itu adalah langit,laut dan buku.
Kebanyakan orang melihat ketiganya dari sisi hitam.Langit dipandang sinis akibat menghamburkan panas matahari.Sesekali ia dikeluhkan karena menurunkan hujan.Laut divonis sebagai sumber bencana.Buku dianggap membosankan.Namun tidakkah dapat melihat semuanya dari sisi lain?
Langit bersama laut membentuk titik batas pandang.Aku dapat melihatnya dari bibir pantai.Batas itu memperlihatkan jangkauan yang dapat ditakhlukan.Buku adalah sarana pelebur titik itu.Buku yang bagus menyuguhkan berbagai ilmu pada pembacanya.Ilmu itulah yang akan dapat membantu melebur,menguak dan membawa kita pada TAK TERBATAS,lalu melampauinya.
Inilah kenapa aku menyukai 2 tempat di mana dapat mempertemukan aku dengan ketiga hal itu.Tempat itu adalah pantai dan perpustakaan.Pantai satu-satunya tempat di mana aku dapat bertemu si-titik hilang,titik batas pandang antara laut dan langit.Perpustakaan adalah salah satu tempat di mana aku dapat menikmati ilmu dari berbagai buku.
Cobalah....yang selama ini menganggap pantai tempat berhura-hura dan rawan maksiat,lihat ia dari sisi berbeda.Sisi yang menyimpan sugesti motivasi alam,titipan Allah SWT.Jangan nodai keindahannya demi kepuasan sesaat kita.
Bagi yang masih bosan dengan perpustakaan.Pandanglah ia sebagai tempat yang menunggu kedatanganmu.Di dalamnya ada lautan pengetahuan.Ia bukan lagi tempat suram dengan lampu reman-remang,bukan lagi penyimpan debu penggelitik hidung.Tapi ia adalah lambang luasnya dunia ini,terang benderang menerangi jalan bahtera menuju titik hilang.Ilmunya adalah pelebur titik hilang.Apalagi saat kita paham akan apa yang ilmu itu maksudkan,maka itulah momen kita MELAMPAUI TAK TERBATAS.

Kamis, 16 Januari 2014

Tiba-tiba Hari Ini Aku Merindukanmu (Sahabat Kecil Dengan Sayap Bidadari yang Telah Tumbuh)

Aku tak ingat hari apa,tanggal berapa pastinya antara tahun 2006 atau 2007-an.Ketika aku masih berada di sekolah dasar,begitupun dia.Ketika mimpi dihantui oleh bayangan ujian nasional.Ketika seragam putih biru serasa telah di depan mata.

Rumahnya tak jauh dari rumahku.Kami bersama mulai dari nostalgia didikan shubuh,riangnya TPA,hingga bermain lompat tali bersama.Dalam kekompakan itu sedikit banyaknya ada persaingan di antara kami.Hal itu terjadi karena kami adalah kawan sama besar.Selalu berusaha menikung untuk jadi yang terbaik.Dia iri akan kemampuanku,begitupun aku sering tidak nyaman akan kehebatannya.Tapi semua itu teratasi karena kami mencoba saling pengertian satu sama lain.

Hingga tiba saatnya aku sadar,bahwa Tuhan sangat menyayanginya.Sampai suatu ketika Tuhan memanggil untuk kembali ke syurga,bersama-Nya.Karna panggilan agung itu ia meninggalkan aku.Terbang ke langit yang indah.Aku hanya bisa menatap kepergiannya,berpijak di bumi bersama kenangan aku dengan dia.

Kronologis kepergiannya sangat membuatku merasa  menyesal.Dua minggu sebelum kami berpisah,pertengkaran hebat terjadi di antara kami.Tak saling menyapa,saling sindir,membelalakkan mata satu sama lain.Saat ini aku telah lupa apa sebabnya.Setelah satu minggu kami tak juga baikan.Hingga ia diberitakan masuk rumah sakit,terkena demam berdarah.Tak sempat sekalipun aku menjenguknya.

Hingga suatu pagi aku mendengar berita duka yang di umumkan di masjid.Berita itu cukup membuat tubuhku berguncang hebat.Seketika aku melompat dari tempat tidur sambil menangis.Ya,itu adalah berita kematiannya.Galau seketika teringat bahwa kami belum sempat berbaikan.Teringat terakhir kali aku tak memanggil namanya,melainkan aku tertawakan ia dengan julukan "Si komet".

Terakhir kali aku melihat wajahnya saat sekujur tubuhnya telah dibalut kain kafan.Ingin kupeluk saat itu,seraya berbisik "aku menyayangimu,ku mohon  tetaplah di sini bersamaku".Tapi apa daya,aku tak bisa melakukannya.Kasih sayang itu ku wujudkan dengan mengantar jenazahnya ke peristirahatan terakhir.Ketika perlahan-lahan tanah mulai menutupi liang lahat,saat itu juga kenangan kami terkubur bersama jasadnya,jasad sahabat kecilku.

Hingga sore-sore setelah perpisahan itu,aku hanya bermain sendirian.Terasa betul sedihnya kehilangannya.Masih terngiang lengkingan suaranya memanggil namaku,mangajak bermain lompat tali,sambil menyelesaikan hafalan al qur'an yang ditugaskan pak ustadz.

Kenangan terindah bersamanya adalah saat ia menunjukkan sepatah kata dalam ayat al qur'an surat An-nisa 57 "Zhillan Zholila".Kata itu adalah namanya.Semoga dia mendapatkan tempat sesuai arti nama itu."Tempat yang teduh lagi nyaman".
-------------------------------------------------------------
Tiba-tiba hari ini aku merindukanmu.Merindukan tawa kita dulu,semuanya yang pernah kita lalui.Tak satupun aku memiliki foto tentang dirimu,sebagai pengobat rindu.Namun garisan wajahmu telah tersimpan kokoh dalam memori hati.
Salam cinta untuk bidadari yang kini bersama denganmu di syurga.Harapanku,nantinya kita bertemu dengan keadaan menyandang sayap indah,sayap bidadari syurga.Hingga akhirnya hasil dari kita yang gemar belajar al qur'an bersama dahulunya,yaitu memberikan mahkota cantik pada ayah bunda di syurga dapat  kita lakukan secara serentak.
Aku akan melanjutkan mimpi-mimpimu yang tak sempat terwujud.Sebagai tanda permohonan maaf atas kesalahanku.

#salam cinta penuh rindu teruntuk sahabat kecil yang sayapnya telah tumbuh di syurga.
Zhillan Zholila

Selasa, 14 Januari 2014

Cerita Kami

Kawan,dengarlah aku bercerita tentang seseorang yang sangat berarti dalam hidupku.Tapi,jangan ribut ya,karna orang yang aku ceritakan saat ini tengah melantunkan nada-nada indah bersama pianonya.Tepat di sampingku.Romantis kan?

Kami tumbuh bersama.Aku melihat bagaimana ia menjadi seorang yang dewasa.Mampu membimbingku hingga saat ini.
Begitupun dia,menjadikan aku lebih dewasa.Bagaimana hatinya menata hatiku.

Masih ingat olehku.Suatu malam saat aku bercerita padanya,bagaimana aku menjalani hari-hari indah di sekolah.Saat itu ia setia menjadi pendengar yang baik,sesekali menyela dengan nasehat penuh makna.Berharap aku dapat menjadi yang terbaik baginya.

Dengan kasih sayang berbumbukan ketegasan ia mendampingiku mengerjakan segala macam tugas sekolah.Hingga rela di tengah kebutaan malam mencarikan warnet ataupun rental komputer agar tugasku selesai.

Hingga saat ini,saat ketika ia melantunkan nada piano indah di sampingku.Aku masih mencintainya.Aku yakin ia pun sangat menyayangiku.Meski aku sadar,pasti ia memiliki seorang kekasih hati di luar sana.Do'aku semoga kau mendapatkan ia yang bercahayakan iman,sebagaimana cahaya cinta kita hingga saat ini.

Perkenalkan kawan,dia saudaraku.Kakak pertamaku.
Kami dipersaudarakan oleh Allah.
kakakku tersayang PRIYANE DHAMASYRAYA