Selasa, 01 November 2011

suatu saat nanti

 "akhirnya suatu ketika,kain putih menutupi seluruh bagian tubuhku,dan ngaungan ambulance diiringi mobil mewah keluargaku menyemarakkan iringan duka itu...kali ini,bukan hanya otot ku yang mati tapi hati juga perasaanku.dan ini jauh lebih baik.suatu saat nanti !!! aku tunggu...."

Assalamu'alaikum....
DIA...
awalnya aku mengenalnya dari pria berjubah putih.........
masih ingat dalam ingatan ku...

pagi itu aku kesekolah dengan semangat,namun sesampai didepan gerbang,kumandang Asmaul husnah terdengar dari arah ruang mejelis guru,kupercepat langkah kaki dengan menekan tombol "kaki seribu".berlari melintasi halaman sekolah,tiba-tiba aku tersungkur jatuh,jatuh yang kualami tanpa sebab,seperti batu,atau kaki yang keseleo.
ku coba bangkit dan ahhh....tidak bisa...berkali-kali kuulangi.sentak adik-adik kelas dan teman-teman yang kebetulan berada disekeliling lapangan tertawa melihat keadaan ku.
aku bingung dengan yang aku alami,aku jatuh dan tak mampu bediri lagi.tak ada kaki yang keseleo,lalu kenapa???seketika aku panik.
seorang guru laki-laki yang kenal baik dengan ku menghampiri aku yang tengah duduk dilapangan.beliau memanggil guru-guru praktek lapangan yang ada disekitar itu dan menggotong tubuhku ke UKS.
masih bingung,aku tak sabar memukul kedua kaki ku.ahh....ada apa ini??
saat itu kemungkinan yang terjadi yaitu berat badanku tak sanggup lagi ditopang oleh kaki ku.
tapi bagaimanapun itu tak mungkin.
sampai beberapa saat kemudian aku kembali bisa berjalan.aku masuk lokal dan mengikuti pelajaran sampai habis.
dirumah...kuceritakan hal aneh dan memalukan itu pada mama dan papa...papa dan mama juga bingung,dan ingin memeriksakan keadaanku pada dokter.
karena akupun penasaran,maka kuturuti kemauan beliau.
dokter memanggil papa keruangannya setelah melakukan beberapa pemeriksaan padaku.....
saat kembali,wajah papa berubah drastis.papa tak mau menyembunyikan hal itu dan memberi tahuku secara lengkap APA YANG TERJADI....."otot ku terluka...saraf pengendaliku rusak,dan kegagalan kontrol otot...dibawahnya tertulis SPINOCEREBELLAR ATAXIA....sebuah penyakit pengurung jiwa yang memungkinkan aku menjadi meyat hidup saat diujung hayat.hati dan perasaanku masih berfungsi,namun seluruh otot ku mati....
galau,drop,kaget,dan bertanya kenapa??


sejak itu banyak hal-hal ngeri yang aku alami.suatu hari aku jatuh lagi dilapangan,aku tak mau kalah walau sama saja dengan tak punya kaki,kuseret tubuh dengan tangan dan menuju kelas,sampai diruangan teman-teman terpaku kasihan melihat keadaanku dengan baju yang penuh pasir,karna "ngesot" dari lapangan ke kelas.

"aku tak tau apa lagi yang akan menantiku didepan sana...
aku akan hidup sebagai manusia beku,tak dapat bergerak bahkan bicara....
terkadang aku menangis,bukan karena rasa sakit atau lemah,hanya karna aku tak sanggup untuk berpura-pura kuat lagi..."

hari-hari kulewati kembali.berusaha bersikap se normal mungkin.tak ada teman yang boleh melihat air mataku,tak ada orang lain yang boleh tau keadaanku.aku kuat.....karena aku punya ROBB ku...yang selalu menjagaku...
setiap bulan aku mengunjungi dokter untuk kontrol dan terapi,sengaja tak ku perbolehkan papa dan mama menemaniku,aku tak ingin mereka nantinya menerima kabar bahwa keadaanku burukk,bahkan burukk sekali.  aku berharap dokter memberi kabar tentang kemajuan keadaanku.jauh sebelum itu aku telah mengingatkan dokter agar jangan bicara apa-apa pada keluargaku tentang kondisi asliku.
keluargaku hanya tau,aku mengidap ataxia,namun bagaimana perkembangan keadaanku,kututupi serapat mungkin dr mereka.
kata-kata yang ku inginkan keluar dr mulut dokter adalah "bagus..,keadaanmu semakin baik,pertahankan ya!!!" namun itu hanya ANGAN-ANGAN....
justru yang ia sebut adalah "keadaanmu semakin parah..jika penyakitmu kambuh sekali saja,maka kehidupanmu berkurang bagai tutup air mendidih yang dibuka"

terkadang setiap malam,aku bermenung,ku pandangi jauh kedalam hati impian-impian ku yang telah kurangkai semenjak kecil,yang kini telah berkelap-kelip diangkasa,namun...aku tak bisa mencegahnya karna ia semakin jauh dan jauh.....sementara aku?berdiri diatas sebuah tanah yang kadang tak dapat bergerak,
menjadi seorang manusia beku,jiwa dan perasaanku dikurung oleh keadaan fisik yang memberontak!

akhirnya suatu ketika,kain putih menutupi seluruh bagian tubuhku,dan ngaungan ambulance diiringi mobil mewah keluargaku menyemarakkan iringan duka itu...suatu saat nanti !!! aku tunggu....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar